Susu Kambing Etawa Standart BPOM Dan Halal MUI

Produk susu kemasan merupakan hasil hewani yang wajib memiliki ijin BPOM berdasarkan hukum yang berlaku. Tidak hanya susu, semua produk daging, atau hasil hewani dan olahannya wajib untuk mendaftarkan ijin BPOM. Selain BPOM, registrasi halal mui juga penting untuk sebuah produk di negara yang mayoritas muslim seperti di Indonesia ini.

Begitu pula dengan susu yang kami jual, susu kambing etawa skygoat merupakan susu kambing etawa bubuk kemasan yang sudah mendapatkan ijin resmi BPOM serta LPPOM MUI. Seberapa pentingkah bpom bagi produk kemasan, terutama susu? Mengapa harus memilih produk berijin BPOM? Mari kita bahas di sini dari sudut pandang aturan pemerintah, serta keamanan konsumen.

susu kambing etawa bpom dan halal mui

Tidak berarti susu yang tidak memiliki ijin itu tidak aman, akan tetapi jika sebuah produk sudah mengantongi ijin bpom itu akan lebih baik karena untuk mendapatkan ijin edar bpom itu berarti produsen sudah melewati penyuluhan serta produk yang di produksi sudah sesuai dengan strandart keamanan konsumen dan jauh terhindar dari bahan bahan berbaya yang merugikan konsumen.

Begitu pula sebaliknya, apakah susu yang sudah memiliki ijin bpom itu akan tetap aman bagi konsumen? Tidak juga, tentunya kita pernah mendengar berita baik di televisi ataupun di internet, ada suatu produk yang ditarik dari peredaran meskipun sudah memiliki ijin BPOM. Biasanya dikarenakan oknum produsen yang menyalahi aturan, pada saat mendapatkan proses ijin bpom mungkin bahan yang dipakai sudah sesuai standar keamanan produk, akan tetapi dilapangan berbeda. Nah disinilah peranan BPOM tersebut, mengontrol dan menjamin keamanan produk yang beredar di pasaran. Jika di temukan temuan sebuah produk tidak layak dan bahkan berbahaya, badan pengawas obat dan makanan akan menindak produsen. Sampai disini dapat ditangkap ya, bahwa peranan bpom itu penting untuk sebuah produk terutapa pangan.

Edukasi perbedaan bpom dengan lppom mui, beberapa konsumen kami tampaknya banyak yang belum memahami apa itu beda antara bpom dan lppom. Yang mereka tahu kalau sudah ada logo halal dan ada registrasi nomor lppom mui itu berarti sudah berijin bpom. Ini pemahaman yang keliru, karena antara bpom dan lppom itu berbeda. BPOM adalah ijin edar, sedangkan LPPOM adalah ijin halal sebuah produk. Jadi coba cermati lagi pada produk kemasan, jika hanya terdapat ijin lppom saja dan tidak ada nomor bpom nya, itu berarti belum berijin bpom.

Ketidak tahuan masyarakat ini di manfaatkan oleh distributor / produsen nakal. Dengan memberikan pemahaman sudah terdaftar bpom dengan mencantumkan nomor lppom saja.

Dilapangan mengapa pelaku UKM kecil menengah enggan mengurus perijinan BPOM untuk produk kemasan mereka? Ada yang bilang kalau proses perijinan itu memakan biaya yang banyak dan sangat sulit untuk melewati standart yang bpom tetapkan. Disinilah sedikit kritikan kepada pihak pemerintahan sekarang ini agar lebih lagi membina dan mendampingi para ukm kecil menegah untuk dapat bersama sama mengurus perijinan bpom dari mulai uji sample, pembiayaan dan segala yang dibutuhkan untuk mendapatkan sertifikat bpom itu sendiri. Karena bagaimanapun ukm juga memiliki bagian penting untuk membangun perekonomian bangsa.